Press "Enter" to skip to content

Di Bandung Masih Banyak Gedung Bertingkat Yang Minim Jalur Evakuasi

DPPK (Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran) kota Bandung belum lama ini menyatakan keprihatinannya tentang minimnya jalur evakuasi pada gedung – gedung bertingkat yang ada di kota kembang tersebut. Padahal jalur khusus tersebut adalah aspek penting dalam hal keselamatan penghuni atau orang – orang yang ada di dalam suatu bangunan saat terjadi sebuah bencana kebakaran. Upaya penyelamatan pertama adalah langkah yang diambil oleh mereka yang bersiko terdampak untuk melarikan diri menuju tempat yang lebih aman. Di proses inilah jalur penyelamatan diri memainkan perannya.

Di Bandung Masih Banyak Gedung Bertingkat Yang Minim Jalur Evakuasi

Kepala DPPK secara langsung telah melakukan survey ke lapangan untuk mengetahui seberapa besar perhatian yang diberikan oleh pengelola gedung dalam merencanakan tindakan antisipasi terhadap kebakaran. Dari hasil pengalatan langsung inilah beliau menemukan bahwa rata – rata gedung bertingkat  di kota Bandung belum menyediakan jalur khusus untuk melarikan diri. Adapun gedung yang sudah menyediakannya ternyata masih banyak juga yang belum memasang tanda atau rambu yang berguna untuk menuntun orang – orang di dalam gedung ke titik berkumpul. Hal ini tentunya menjadikan ketidakjelasan dan berakibat pelaksanaan evakuasi terganggu.

“Dalam pemantauan kami di lapangan langsung hanya beberapa lantai saja yang mempunyai rambu jalur evakuasi,” jelas Ferdi. Kurangnya pentunjuk arah ini tentunya dapat memperpanjang waktu evakuasi. Lebih parah lagi kemungkinan ada orang yang terjebak saat terjadi kebakaran kian besar. Korban yang menjadi panik ketika ada kebaran akan dibuat semakin resah mana kala melihat – lihat sekitarnya untuk menemukan jalan tercepat ke area aman namun tidak ada satu pun tanda yang bisa dijadikan pedoman.

Tak hanya petunjuk yang minim, tata jalur yang kurang tepat juga menjadi sorotan Badan Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran. Sebabnya banyak sekali gedung bertingkat yang tidak memikirkan fungsionalitas jalan penyelamatan bagi penyandang disabilitas. Dari fakta yang ada di lapangan inilah Ferdi dengan tegas meminta kepada pengelola gedung untuk kembali mengevaluasi perencanaan antisipasi terhadap kebakaran. Mereka diharapkan bersedia untuk berkomitmen dalam pengadaan jalur penyelamatan diri secara lengkap dan sempurna.

Be First to Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *